Aspek Spiritual

Spiritual

Spiritual

Manusia diciptakan Allah dilengkapi dengan : AKAL QOLBU NAFSU. Akal, adalah materi organik yang berdaya logis. Materi bekerja untuk memilih, menganalisa, membandingkan informasi dari obyek nyata, kejadian, dan lain-lain. Secara umum fungsi dari akal adalah :
- Menggali pengetahuan dengan nalar
- Menyimpan pengetahuan
- Menyimpulkan hal yang belum diketahui dengan pengetahuannya
- Menggabungkan berbagai informasi menjadi informasi baru
Qolbu, merupakan materi organik yang berdaya emosi. materi ini bekerja meneruskan suara Ilahiyah (dari ruh), berpihak pada hal yang baik dan memutuskan untuk berprilaku. Fungsi qolbu :
- Menggali pengetahuan dengan daya cita rasa
- Menjadi pusat kesadaran moral
- Menjadi pusat kesabaran
- Menjadi pusat kekuatan dari Tuhan
Nafsu, komponen yang ada dalam diri manusia yang memiliki kekuatan untuk mendorong melakukan sesuatu atau tidak. Karena itu manusia selalu dalam pengaruh dan dorongan untuk melakukan sesuatu atau dorongan untuk menghindari sesuatu.
Contoh dorongan untuk melakukan sesuatu :
- Menjadi seorang yang berprestasi
- Menjadi seorang ketua
- Menjadi seorang yang terbaik
Contoh dorongan untuk menghindari sesuatu :
- Malas
- Boros
- Curang
- Tidak mau mematuhi peraturan
Kaitannya dengan aktifitas outbound, ketiga materi (AKAL NAFSU QOLBU) mempunyai peran berupa pengalaman :
- Muncul pengetahuan baru, pemahaman baru, ide atau inspirasi baru, dari hasil kerja akal. Contoh : Pemahaman tentang kenapa alam diciptakan untuk manusia ?
- Munculnya rasa keberanian, ketakutan, kasih sayang, kebencian, kegembiraan, contoh : Tumbuhnya rasa cinta dan peduli dengan alam sekitar
- Munculnya keinginan untuk berperan dalam menjaga kelestarian alam
- Munculnya keinginan untuk berperan mengurangi polusi yang merusak kelestarian alam sekitar
Dari pengalaman diatas, pesrta diharapkan akan mendapatkan manfaat secara spiritual dari hasil positif mengikutu kegiatan outbound, antara lain :
- Meningkatkan keinginan selalu berbuat sebaik mungkin pada diri sendiri maupun orang lain
- Meningkatakn sikap berani, tangguh dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap masalah yang ada
- Selalu mempunyai kesadaran bahwa apapun kesuksesan yang didapatnya selalu karena atas keterlibatan dan kemurahan Tuhan
Outbound merupakan kegiatan yang berbasis petualangan di alam bebas dengan menunjang 3 aspek : cognitif (pengetahuan), afektif (sikap) dan psikomotorik (tindakan), yang kemudian diharapkan akan memotivasi keberhasilan seseorang.
Keberhasilan seseorang ditentukan oleh :
- 45 % attitude (sikap / moral)
- 10 % knowledge (pengetahuan)
- 20 % practice (praktek)
- 25 % skill (ketrampilan)
Outbound sebagai metodologi akan berjalan efektif bila mengacu pada :
- perkembangan psikomotorik
- perkembangan intelektual
- perkembangan emosional
Dari manfaat outbound diatas akan berbeda tingkat hasil yang diperoleh, berikut diuraikan contoh fokus manfaat kegiatan outbound, sesuai dengan tingkatan atau klasifikasi, (John l. Luckner, (1997), Processing the experience Strategies to enchace and generalize learning)

Sumber http://javaoutboundtraining.indonesiatravel.biz/sejarah-outbound/manfaat-outbound/manfaat-spiritual/

Comments are closed.